KANDUNGAN PUPUK ORGANIK CAIR NUTRI-SRI

PUPUK ORGANIK CAIR NUTRI-SRI DIPRODUKSI DARI BAHAN – BAHAN BOTANI DAN HEWANI, MELALUI PROSES PERMENTASI ORGANIK

 UNSUR HARA MACRO

Nitrogen (N)

Nitrogen atau N merupakan unsur hara di dalam tanah yang sangat berperan bagi pertumbuhan tanaman. Perilaku nitrogen di dalam tanah sulit diperkirakan karena transformasinya sangat kompleks. N di dalam tanah tidak tersedia untuk tanaman karena terakumulasi dalam bahan organik atau terjerat dalam mineral liat. Oleh karena itu, bahan organik yang sudah ditransformasi menjadi pupuk dapat membantu menyediakan N bagi tanaman.

Penambahan unsur N melalui pemupukan lebih diutamakan untuk tanaman karena N merupakan unsur yang paling banyak hilang dilahan setelah dipanen. Tanaman yang kekurangan N akan terus mengecil, bahkan secara cepat berubah

menjadi kuning karena N yang tersedia tidak cukup untuk membentuk protein dan klorofil. Selain itu, kekurangan klorofil akan menyebabkan kemampuan tanaman memproduksi karbohidrat menjadi berkurang.

Fosfor (P)

Unsur N, bahan organik juga membantu menyediakan unsur fosfor atau P. Unsur P merupakan zat yang penting, tetapi selalu berada dalam keadaan kurang di dalam tanah. Unsur P sangat penting sebagai sumber energy. Oleh karena itu, kekurangan P dapat menghambat pertumbuhan dan reaksi-reaksi metabolisme tanaman.

Kandungan fosfor pada tanaman membantu dalam pertumbuhan bunga, buah dan biji, serta mempercepat pematangan buah. Jika tanaman kekurangan unsur ini dapat menyebabkan daun dan batang kecil, daun berwarna hijau tua keabu-abuan, mengilap, dan terlihat pigmen merah pada daun bagian bawah dan selanjutnya mati. Selain itu, pembentukan bunga terhambat dan produksi buah atau bijinya kecil.

Kalsium (Ca)

Air sangat dibutuhkan tanaman untuk hidup, agar mudah terserap sangat dibantu oleh kalsium. Kalsium juga berperan dalam mengaktifkan pembentukan bulu-bulu akar dan biji serta menguatkan batang. Kalsium bisa digunakan untuk menetralkan kondisi senyawa dan kondisi tanah yang merugikan. Kekurangan kalsium dapat menghambat pertumbuhan pucuk, ranting, dan batang tanaman. Jika kekurangannya parah, ujung akar dan akar rambut akan mati sehingga pada akhirnya tanaman juga mati.

UNSUR HARA MICRO

Unsur hara mikro adalah unsur-unsur kimia alam yang berperan untuk proses pertumbuhan tanaman. Unsur ini memang hanya diperlukan tanaman dalam jumlah yang sedikit, kekurangan unsur ini tidak bisa digantikan oleh unsur lainnya.

Unsur hara mikro di antaranya adalah klor yang bermanfaat untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas dan kuantitas produksi tanaman. Ada juga besi atau ferum (Fe) ; Magnesium/Mg yang berperan dalam proses fisiologis tanaman, seperti proses pernapasan dan pembentukan zat hijau daun (klorofil). Unsur mikro lainnya adalah mangan, boron, kobal, iodium, seng, selenium, molybdenum, flour, dan tembaga.

Mangan (Mn).

Belerang unsur penting kedua setelah nitrogen dalam pembentukan asam amino. Unsur ini dan ada sedikit Magnesium juga akan membantu proses pertumbuhan lainnya, seperti pembentukan bintil akar, pertumbuhan tunas dan pembentukan hijau daun (klorofil). Tanaman yang kekurangan unsur ini, daun mudanya mengilap agak keputihan, selanjutnya akan berubah menjadi kuning hijau. Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat. Tanaman akan tampak kerdil, kurus, dan batangnya pendek.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s